Cegah Kekeringan; Pemkab Terbitkan Regulasi Sumber Mata Air

TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum mengeluarkan SK No 32 Tahun 2012 tentang perlindungan terhadap mata air di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. SK tersebut diterbitkan mengingat kekeringan yang terjadi setiap tahun menyebabkan warga kesulitan air bersih. Kondisi ini akibat tidak terpeliharanya sumber-sumber mata air.

"Beberapa wilayah di Tasikmalaya rawan air bersih, terutama daerah tadah hujan. Hutan sebagai sumber resapan air kondisinya semakin terancam dan rusak, sedangkan upaya reboisasi yang dilakukan masih sangat minim. Kemudian, di sisi lain masyarakat yang peduli terhadap keselamatan lingkungan masih bisa dihitung dengan jari, makanya perlu kiranya saya menerbitkan SK ini untuk kemudian dilaksanakan," papar Uu.

Dalam setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat, kata dia,pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar menjaga kelestarian mata air. "Penyelamatan sumber mata air begitu mendesak, jangan sampai menunggu rusak parah," jelas Uu. Selain menerbitkan SK, dibentuk pula Forum Daerah Aliran Sungai (Forum DAS) Ciwulan, Citanduy, dan Cilangla, yang bertujuan menyelamatkan DAS dari kerusakan.

Ketua Forum DAS Ciwulan, Citanduy, dan Cilangla Eet Riswana mengatakan, apa yang dilakukan Bupati Tasikmalaya dengan membuat surat instruksi penyelamatan mata air dan Forum DAS sebagai langkah tepat dalam menyelamatkan lingkungan. "Langkah ini patut ditiru oleh daerah lain agar keberadaan air bersih tidak terganggu," katanya. (nanang kuswara)

Sumber: Harian Seputar Indonesia - Rabu, 04 April 2012


Comments